Follow our news chanel

Previous
Next

327 tenaga honorer RSUD Jayapura akan diseleksi ulang

Suasana pelayanan di poliklinik RSUD Jayapura. - Jubi/Alex
327 tenaga honorer RSUD Jayapura akan diseleksi ulang 1 i Papua
Suasana pelayanan di poliklinik RSUD Jayapura. – Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Jayapura, Papua, akan melakukan seleksi ulang terhadap seluruh tenaga honorer yang selama ini bekerja di rumah sakit rujukan nasional ini. Seleksi ulang itu akan disesuaikan dengan standar kompetensi dari masing-masing tenaga honorer.

Direktur RSUD Jayapura Aloysius Giyai, mengatakan saat ini tenaga honorer yang bekerja di rumah sakit itu mencapai 327 orang. “Besok [Jumat] saya akan kumpulkan mereka dan meminta mereka untuk memasukan lamaran ulang sesuai kompetensi,” kata Aloysius Giyai di Jayapura, Kamis (23/1/2020).

Sebelum menggelar seleksi ulang bagi 327 tenaga honorer itu, RSUD telah memberhentikan 45 petugas keamanan yang dinilai tidak bekerja dengan baik.”Kami sudah meminta pihak Polda Papua untuk menyeleksi [petugas keamanan] yang akan ditugaskan menjaga rumah sakit,” kata Giyai.

Ia menyatakan sistem pelayanan RSUD Jayapura akan segera dibenahi. Pembenahan itu termasuk pembenahan pelayanan dokter spesialis dan dokter umum di klinik dan tempat rawat inap, waktu kunjungan, hingga penentuan resep.

“Penertiban tenaga dokter, khususnya yang sudah berstatus aparatur sipil negara, perlu dilakukan agar waktu mereka tidak lebih banyak di rumah sakit swasta. Minimal mereka harus ada di RSUD Jayapura selama 8 jam,” kata Giyai.

Ia mengimbau seluruh dokter RSUD Jayapura untuk menjalankan tugas sesuai dengan aturan yang ada. Giyai menangkap kesan selama ini para dokter hanya datang berlalu di RSUD Jayapura dan lebih banyak di sejumlah rumah sakit mitra.

Loading...
;

“Kalau anda ASN kita pecat. Sebelumnya saya sudah non aktifkan empat orang untuk sementara,” ujarnya.

Secara terpisah, Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal meminta Direktur RSUD Jayapura Aloysius untuk melaksanakan tugas sesuai dengan aturan yang ada. “Ingat, Bapak bukan segala-galanya di RSUD, tetapi hanya seorang manager yang bisa mengorganisir manajemen rumah sakit dengan baik sesuai dengan bidang yang ada, karena manajemen rumah sakit bersifat teknis,” kata Tinal. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top