Follow our news chanel

Previous
Next

BUMK Sasahi harapkan dampingan dari pemerintah

Papua
Ilustrasi lahan pertanian - Pexels.com.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Kurik, JubiBadan Usaha Milik Kampung atau BUMK Sasahi mengembangkan lima unit usaha di Kampung Sumber Mulya, Distrik Kurik, Merauke. Pengembangannya sempat tersendat karena tidak optimalnya penyerapan modal.

“BUMK Sasahi dibentuk pada 2018 dengan penyertaan modal sebesar Rp200 juta dari dana kampung. Saat itu tidak langsung berjalan lantaran penyerapan anggaran tidak optimal sehingga baru terealisasi (berkembang) pada 2019,” kata Kepala Kampung Sumber Mulya Muhamad Arwani, Selasa (22/9/2020)

Lima unit usaha BUMK Sasahi tersebut ialah simpan pinjam, penyewaan alat dan mesin pertanian, penyediaan sarana produksi pertanian, usaha kebutuhan sosial serta perbengkelan. Arwani mengklaim kehadiran BUMK sangat membantu perekonomian warga setempat. Itu sesuai dengan penamaan BUMK mereka.

“Sasahi artinya kerja (dalam bahasa Marind). Kami berkonsultasi terlebih dahulu dengan sesepuh adat sebelum memberi nama itu,” ujarnya.

Walaupun begitu, dia mengaku mereka masih membutuhkan pendampingan dari pemerintah setempat. “(Kapasitas) sumber daya manusia masih perlu dibenahi (peningkatan), terutama dalam mengelola unit usaha.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kampung Sumber Mulya Arif Wijaya turut mengakui manfaat BUMK setempat terhadap peningkatan perekonomian masyarakat. Mereka dapat memenuhi berbagai kebutuhan melalui unit usaha yang dikembangkan BUMK Sasahi.

“Kami berharap unit usahanya tersebut terus berkembang. Itu sangat baik untuk kepentingan masyarakat,” kata Arif. (*)

Loading...
;

 

Editor: Aries Munandar

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top