Follow our news chanel

Previous
Next

Ini syarat baru pelayanan SIAK di Nabire

papua
Sekretaris Disdukcapil Nabire, Papua, saat menunjukan kartu KK dan Akte Kelahiran model baru (yang ada barkot) – Jubi/ Titus Ruban.
Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Nabire, Barnabas Watofa mengatakan pelayanan sistim aplikasi Sistim Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) data kependudukan telah mengalami perubahan. Salah satu syaratnya sekarang harus melampirkan alamat email dan nomor handphone.

“Kami sudah beralih dari sistem lama ke sistem baru yakni setiap pemohon data kependudukan harus melampirkan alamat email dan nomor handphone,” kata Watofa, kepada Jubi di Nabire, Kamis (18/06/2020).

Baca juga : Tutup karena Corona, Dukcapil Nabire hanya ladeni pengurusan dokumen terkait jaminan kesehatan

Ini penyebab pelananan di Disdukcapil Nabire tidak efektif

Tak punya kepala dinas definitif, pelayanan Dispendukcapil Nabire terganggu

Ia menjelaskan, perubahan dari versi lama ke versi baru juga berlaku pada dokumen yang sebelumnya langsung dicetak di masing-masing operator, kini harus melalui verifikator dan vertifikasi.

“Setelah semua dokumen dilengkapi pemohon, kemudian diserahkan kepada petugas khusus yang diberikan password untuk mengesahkan dokumen pemohon,” kata Watofa menambahkan.

Loading...
;

Verifikasi yang dilakukan untuk mengoreksi data pemohon, setelah ketahui ada kesesuaian kemudian diproses. Saat proses itu harus ada persetujuan dalam bentuk verifikasi oleh petugas, kemudian baru bisa dicetak.

Selaiin itu Watofa juga menyebutkan ketika data SIAK terkirim ke pusat, secara otomatis akan terkirim juga ke alamat email pemohon. Maka, jika sewaktu  – waktu masyarakat membutuhkan data kependudukan seperti KTP atau lainnya, tidak perlu harus ke kantor Disdukcapil, namun bisa mencetak sendiri dengan melampirkan alamat email dari dirjen dengan barkotnya.

“Jadi semua dokumen kependudukan bisa dicetak sendiri. Dan ke depan kalau kita sudah punya Anjungan Disdukcail Mandiri (ADM), maka akan cetak di situ sendiri,” kata Watofa menjelaskan.

Meski ia mengakui kebijakan pusat belum tentu diterapkan seluruhnya di Daerah terutama di Papua. sebab dengan melihat kondisi dan letak geografis Papua, bahwa tidak semua orang mempunyai Handphone dan email.

“Sehingga kebijakan daerah bagi yang tidak bisa sama sekali memiliki alamat email dan nomoh HP, akan disediakan oleh Disdukcapil,” katanya.

Menurut dia petugas tetap akan menanyakan alamat email dan nomor handphone bagi masyrakat yang hendak mengajukan pendaftaran, jika tidak ada sama sekali petugas akan menyediakan di layanan kantor.

Seorang warga Kelurahan Kalibobo, Kota Nabire, Ahmad Lagandong, merasa senang dengan model pengurusan baru dokumen saat ini. Meski ia mengakui sedikit ribet dibanding sebelumnya.

“Tapi ini sedikit beda. Saja akan senang karena ke depan cetak KTP atau KK tidak perlu ke kantor Disdukcapil lagi. Tapi tinggal cetak sendiri,” ujar Lagandong. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top