Follow our news chanel

Previous
Next

KPU Mamteng: Pelaku dan otak pembakaran Graha Pemilu harus diusut

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mamberamo Tengah (Mamteng), Steven Payokwa meminta aparat keamanan dalam hal ini Polda Papua untuk mengusut tuntas pelaku dan otak dari pembakaran kantor Graha Pemilu yang merupakan sekertariat bersama KPU dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Mamberamo Tengah.

“Saya meminta kepada Kapolda Papua untuk memerintahkan Polres Mamteng  mengusut pelaku dan otak pembakaran ini,” kata Steven Payokwa kepada wartawan, Kamis (19/4/2028) malam di Jayapura.

Payogwa menyayangkan apa yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab terkait pembakaran tersebut, karena menurutnya gedung Graha Pemilu tersebut merupakan aset negara.

"Kalau mau dihitung, kantor KPU Mamteng sudah dibakar untuk kedua kalinya. Kali pertama terjadi pada Pilkada lima tahun lalu," ujarnya.

Disinggung soal kerugian yang diakibatkan dari kasus tersebut, Payokwa mengatakan, belum tahu persis berapa kerugian. Namun yang pasti fasilitas dan dokumen-dokumen yang ada di dalam kantor, ludes terbakar.

"Untuk berkas atau file sudah kami back up (disalin),” katanya.

Loading...
;

Sedangkan untuk aktivitas KPUD Mamberamo Tengah, Payokwa mengaku sementara akan berkantor di Wamena, Kabupaten Jayawijaya yang masih dekat atau terjangkau ke Mamberamo Tengah.

Menyoal penyebab kasus tersebut, Payokwa mengaku tidak tahu persis. Apalagi, tuntutan dari para pendemo yang melakukan aksi hampir satu bulan di halaman Graha Pemilu itu, tidak jelas.

“Ada 27 tuntutan mereka, termasuk soal putusan PT TUN Makassar dan putusan Mahkamah Agung, namun mereka memaksakan agar calon independen menjadi peserta Pilkada,” ujarnya.

Sebelumnya, Komisioner KPU Papua Divisi Hukum, Tarwinto mengatakan, proses tahapan Pilkada tetap berjalan sesuai dengan agenda nasional walaupun kantor KPU Mamteng yang berada di dalam gedung Graha Pemilu terbakar.

"Insiden ini sama sekali tidak mempengaruhi seluruh tahapan yang sudah berjalan," kata Tarwinto kepada wartawan, di Jayapura, Rabu (18/4/2018).

Ia menyerahkan sepenuhnya kepada aparat Kepolisian untuk mengusut tuntas, terkait pembakaran gedung penyelenggara dan pengawas pemilihan umum itu.

 “Termasuk memproses hukum pelaku pembakaran. Biarkan kepolisian yang mengusut tuntas insiden pembakaran ini," kata Tarwinto menambahkan.

Ketua KPU Papua, Adam Arisoy, ketika dikonfirmasi menyatakan dalam waktu dekat akan segera bertemu pemerintah kabupaten Mamberamo Tengah. Kemudian berkoordinasi dengan pemerintah provinsi agar seluruh proses tetap berjalan.

"Intinya proses seluruh tahapan pilkada Mamteng akan tetap berjalan sesuai jadwal," ujar Arisoy.  (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top