Follow our news chanel

Previous
Next

Pemkot ini tanggung seluruh biaya penanganan medis pasien Covid-19

Ilustrasi layanan medis, pixabay.com

 

Papua No.1 News Portal

Yogyakarta, JubiPemerintah Kota Yogyakarta memastikan akan menanggung seluruh biaya penanganan medis pasien Covid-19 sehingga pasien tidak perlu mengkhawatirkan pembayaran. Kebijakan itu dilakukan karena ada beberapa pasien Covid-19 yang belum juga sembuh meski sudah menjalani perawatan selama sekitar dua bulan.

“Biaya akan di-cover oleh pemerintah. Masyarakat tidak perlu memikirkan biayanya. Insya Allah kami sudah komunikasikan hal ini dengan rumah sakit untuk tidak menarik biaya,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Tri Mardaya, Kamis, (18/6/2020).

Baca juga : Anggaran penanggulangan pasien Covid-19 membengkak di Merauke

Update 16 Juni : Ada 34 kasus baru, ada 58 pasien Covid-19 sembuh

Pasien Covid-19 tidak pantas distigma dan diskriminasi

Loading...
;

Tri Mardaya mengatakan, biaya perawatan pasien Covid-19 di Yogyakarta akan ditanggung oleh Pemerintah Kota Yogyakarta, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, atau Kementerian Kesehatan. “Sedankan

Pemerintah Kota Yogyakarta memiliki pos anggaran jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) yang bisa digunakan sebagai cadangan untuk pembiayaan pasien Covid-19,” kata Mardaya menambahkan.

Tercatat hingga Rabu (17/6/2020) pukul 16.00 kemarin, jumlah pasien positif Covid-19 yang masih dirawat sebanyak sembilan orang, selain itu ada 13 pasien dalam pengawasan (PDP) yang kondisinya masih dipantau.

“Jika hasil uji swab belum menunjukkan hasil negatif, maka pasien tetap harus menjalani perawatan di rumah sakit. Kami berusaha menguatkan pasien untuk memahami kondisinya sehingga tidak berpotensi menularkan ke warga lain,” kata Mardaya menjelaskan.

Anggota Komisi D DPRD Kota Yogyakarta, Ali Fahmi, mengatakan perlunya perubahan regulasi terkait pembiayaan pasien Covid-19, khususnya yang tidak mengalami gejala sakit (OTG), karena Kementerian Kesehatan tidak menanggung biaya perawatannya.

Ia mengacu Peraturan Menteri Kesehatan menyebutkan bahwa pasien positif Covid-19 dan pasien dalam pengawasan biaya penanganannya ditanggung oleh Kementerian Kesehatan dengan syarat ada gejala seperti pilek, batuk, demam, sesak nafas, dan sebagainya.

“Namun aturan itu sudah tidak relevan karena sekarang banyak pasien yang tidak mengalami gejala klinis apapun,” kata Ali.

Tercatat di antara pasien positif covid-19 di Yogyakarta, setidaknya ada lima orang tanpa gejala (OTG) yang dirawat di Rumah Sakit Jogja. Biaya penanganan medis lima pasien COVID-19 tanpa gejala di Rumah Sakit Jogja sampai saat ini mencapai Rp73,4 juta.

Jika regulasi mengenai pengajuan klaim biaya penanganan pasien Covid-19 tanpa gejala tidak dapat diubah, pembiayaan pasien bisa dilakukan menggunakan dana jamkesda Kota Yogyakarta.  “Yang sementara dianggarkan Rp3 miliar untuk pasien OTG,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top