Follow our news chanel

Previous
Next

Pemprov Papua perpanjang masa tanggap darurat Covid-19

Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal saat menunjukan surat perpanjangan masa tanggap darurat Covid-19. - Jubi/Alex
Pemprov Papua perpanjang masa tanggap darurat Covid-19 1 i Papua
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal saat menunjukan surat perpanjangan masa tanggap darurat Covid-19. – Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua memutuskan untuk memperpanjang masa tanggap darurat bencana non alam pandemi Covid-19, Selasa (5/5/2020). Masa tanggap darurat itu diperpanjang selama 28 hari, terhitung mulai 7 Mei hingga 4 Juni 2020. Pemerintah Provinsi Papua juga memperpanjang penutupan seluruh akses angkutan penumpang dari dan menuju Papua.

Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal mengatakan dengan perpanjangan masa tanggap darurat semua warga yang berstatus Orang dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien dalam Pengawasan (PDP) di Kota Jayapura dan kabupaten zona merah akan dikarantina. “Ini harus dilakukan agar kasus yang ada bisa tertangani dengan baik dan selesai. Kata kuncinya, masyarakat harus patuh dan ikut aturan pemerintah,” kata Tinal usai memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Jayapura, Selasa.

Tinal meminta pemerintah kabupaten/kota di Papua dapat menggunakan aset pemerintah daerah untuk mengarantina ODP dan PDP di wilayahnya. “Kami tidak tahu saat ini ODP dan PDP itu ada berapa dan ada di mana saja. Kami harap pemerintah kabupaten/kota bisa segera lakukan karantina. Mereka [yang] dikarantina harus di jaga dan diberi bantuan sosial serta lainnya,” ujarnya.

Tinal juga berharap pemerintah kabupaten/kota di Papua segera mengadakan tes cepat atau rapid test. “Kami harap kabupaten/kota [dengan] jumlah ODP dan PDP sangat banyak segera lakukan rapid test. Apalagi alat yang dibutuhkan sudah ada. Bagi daerah yang peningkatan [kasusnya] sangat ekstrim, kami [minta] bisa dilakukan lockdown atau isolasi wilayah,” tutupnya.

Di Jakarta, juru bicara pemerintah untuk urusan Covid-19, Achmad Yurianto menyatakan jumlah kasus baru positif korona yang terkonfirmasi pada Selasa hingga pukul 12.00 WIB mencapai 484 kasus. Dengan tambahan itu, jumlah kasus positif korona di Indonesia telah mencapai 12.071 kasus yang tersebar di 335 kabupaten/kota yang ada di 34 provinsi.

“Kasus konfirmasi positif bertambah 484 orang, sehingga totalnya menjadi 12.071 orang. Kasus konfirmasi positif yang sembuh bertambah 243 orang, sehingga total menjadi 2.197 orang. Kemudian, konfirmasi positif yang meninggal bertambah delapan orang, sehingga menjadi 872 orang,” kata Yurianto dalam keterangan persnya.

Loading...
;

Yurianto menyatakan jumlah ODP dari semua provinsi di Indonesia sebanyak 239.226, dan sebagian besar sudah dinyatakan tidak terinfeksi virus korona. “Hampir 200 ribu lebih sudah selesai dipantau dan dinyatakan sehat. PDP sebanyak 26.408 orang, tersebar dari seluruh Indonesia,” kata Yurianto.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top